Ujaran Kebencian Warganet pada Kolom Komentar Akun Instagram @ahmadsahroni88
DOI:
https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v5i1.7108Keywords:
Hate Speech, Comment Column, Instagram, Social MediaAbstract
This study aims to describe various forms of hate speech and analyze the factors underlying the emergence of hate speech in the comments column of the Instagram account @ahmadsahroni88. The study was conducted using a qualitative and descriptive approach, because it focuses on understanding social phenomena through text analysis in the form of netizen comments containing hate speech. Data were obtained through documentation of comment screenshots and then analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model which includes the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the forms of hate speech that emerged include the categories of insults, defamation, and provocation or incitement. These forms are manifested in curses, baseless accusations, prayers for evil, and calls to take negative actions against Ahmad Sahroni and his family. The factors underlying the emergence of hate speech include (1) internal factors withinnetizens; (2) low legal literacy and public ignorance regarding the boundaries between criticism and hate speech; (3) weak social control from both the environment and digital platforms; and (4) factors of public interest in the social and political context.
Downloads
References
Af’al, Wihdatul. 2022. Ujaran Kebencian Terhadap Aktor Arya Saloka di Media Sosial Twitter: Kajian Linguistik Forensik. Jurnal Sinestesia, 12(2), 435-444.
Ardiansyah, Y. M. (2022). Tindak Tutur Ilokusi Hate Speech (Ujaran Kebencian) Netizen dalam Kolom Komentar Media Sosial (Instagram dan Tiktok) Pada Akun Denise Chariesta. Jurnal Peneitian, Pendidikan, dan Pembelajaran,7(1),1–77. https://jim.unisma.ac.id/index.php/jp3/article/view/14843
Arifianto, S., & Kusumasari, D. 2019. Makna Teks Ujaran Kebencian pada Media Sosial. Jurnal Komunikasi. Vol. 12, No. 1, hal: 1-15.
Azanella, L. A. (2019). Memahami Pasal Ujaran Kebencian UU ITE dalam Perspektif KUHP.
Claudia, Vinsca Sabrina, & Bagus Juniarto Wibowo. 2021. Ujaran Kebencian Warganet Pada Akun Instagram BWF (Badminton World Federation): Analisis Linguistik Forensik. Translation and Linguistics (transling), 1(1), 1-7.
Gunawan, Fahmi. (2020). Jarimu Harimaumu: Fenomena Ujaran Kebencian Masyarakat Kota Kendari di Media Sosial Facebook. Kandai, 18(2), 195-206.
Hildawati. 2018. Haters di Instagram: Antara Meluapkan Kebencian dan Memperoleh Keuntungan. Etnosia: Jurnal Etnografi Indonesia, 3(1), 22-47.
Liedfray, Tongkotow., Fony J. Waani., & Jouke J. Lasut. (2022). Peran Media Sosial Dalam Mempererat Interaksi Antar Keluarga Di Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Ilmiah Society, 2(1) 1-13.
Maharani, I., Hamidah, I., & Hidayat, A. (2023). Ujaran kebencian sugi nur raharja (Gus Nur) Againts President Jokowi On Youtube Social Media massa dengan bantuan jaringan internet khususnya kita temukan seperti kasus penistaan ( Gus Nur ) dalam kanal YouTube Bloko milik Dell Hym. Anafora:Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 53–62.
Mangantibe, V. (2016). Ujaran Kebencian dalam Surat Edaran Kapolri Nomor: Se/6/x/2015 Tentang Penanganan Ucapan Kebencian (Hate Speech). Lex Crimen, 5(1).
Margareth, L. M., Sugono, D., & Suendarti, M. (2022). Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Pemberian Komentar di Media Sosial Instagram (Kajian Psikolinguistik). Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 5(2), 125. https://doi.org/10.30998/diskursus.v5i2.12209
Mulyawati, K. R. (2021). Kebijakan Hukum Pidana Terhadap Tindak Pidana Ujaran Kebencian (Hate Speech) di Media Sosial. Kertha Wicaksana, 15(2), 138–148. https://doi.org/10.22225/kw.15.2.2021
Musriana., Firdaus., Istiqamah., & F Hanum. (2024). Fenomena Ujaran Kebencian Wrganet Di Kolom Komentar Media Sosial Instagram Akun @Riaricis1795. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa, 13(2), 119-129. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v13i2.3356
Neyarasmi, F., & Hasbi, N. (2025). Bahasa Sindiran di Twitter (X): Studi Pragmatik terhadap Tweet Politik Populer. Aufklarung: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 4(1), 28–35.
Noviyanti, L. P. E., Iswatiningsih, D., Emi Noviyani, N. M., & Permata Putri, A. F. (2022). Ujaran Kebencian pada Kolom Komentar Akun Tiktok Dhek’Meycha. Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(2), 138. https://doi.org/10.31604/linguistik.v7i2.138-147.
Pitri, R., & Riansi, E. S. (2024). Penggunaan campur kode dalam kolom komentar akun Instagram @Komparancom: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Edukasi Lingua Sastra, 22(1), 1–10. https://doi.org/10.47637/elsa.v22i1.938
Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Al Hadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.
Sa’idah, Farra Lailatus., Santi, Dyan Efita., & Suryanto. (2021). Faktor produksi ujaran kebencian melalui media sosial. Jurnal Psikologi Perseptual, 6(1), 1–10.
Sihite, J., & Adisaputera, A. (2023). Ujaran kebencian dalam kolom komentar akun Facebook DW Indonesia: Kajian pragmatik. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3), 12095-12108.
Suryani, Y., & Istianingrum, R., & Hanik, S. U. 2021. Linguistik Forensik Ujaran Kebencian Terhadap Artis Aurel Hermansyah di Media Sosial Intagram. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia. Vol.6, No. 1, hal: 107-118.
Syarif, E. 2020. Pengaruh Media Sosial Terhadap Sikap dan Pendapat Pemuda Mengenai Ujaran Kebencian. Jurnal Common, 3(2), 120-141. https://doi.org/10.34010/common.v3i2.2602
Widyatnyana, K. N., Rasna, I. W., & Putrayasa, I. B. (2023). Analisis Jenis dan Makna Pragmatik Ujaran Kebencian di dalam Media Sosial Twitter. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 2(1), 68-78. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v12i1.2216
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syehilla Syehilla, Markhamah Markhamah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
























