Transformasi Sungai Musi: Antara Jalur Maritim dan Krisis Ekologi dalam Kehidupan Masyarakat Pesisir

Authors

  • Khoirunisa Az Zahra Universitas Sriwijaya
  • Farida R Wargadalem Universitas Sriwijaya
  • M Taofik Kurohman Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v5i1.6614

Keywords:

Musi River Transformation, Maritime Trade, Ecological Degradation, Coastal Communities, Sustainable Management

Abstract

The Musi River is the longest river in Sumatra Island with historical significance as a maritime trade route from the Sriwijaya Kingdom era to contemporary times. This research analyzes the transformation of the Musi River's function from a historical-ecological perspective and its impact on coastal communities. The study employs a qualitative approach with historical-descriptive methods through literature studies, field observations, and in-depth interviews. The findings indicate that the Musi River has experienced significant ecological degradation due to industrial pollution and domestic waste. Water quality parameters such as BOD, COD, and heavy metals exceed environmental standards. This transformation has caused economic degradation through declining fishery productivity, changes in fishermen's livelihoods, and loss of traditional maritime trade functions. Coastal communities face economic pressure, health problems, and limited access to clean water. Sustainable management of the Musi River encounters complex challenges including weak environmental law enforcement, limited waste treatment infrastructure, and low community participation. An ecosystem-based management approach integrating ecological, economic, and socio-cultural aspects through multi-stakeholder collaboration is required for the revitalization of the Musi River.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adjie, S. (2017). Kualitas perairan Sungai Musi bagian tengah dan hilir serta kelimpahan jenis ikan. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, 14(4), 335-344.

Anggraini, A., Safitri, S., & Oktapiani, R. (2025). PERAN SUNGAI MUSI DAN EKOSISTEM LAHAN BASAH DALAM MENDUKUNG PERDAGANGAN, TRANSPORTASI, SERTA PERKEMBANGAN EKONOMI KERAJAAN SRIWIJAYA. Jurnal Pendidikan Sejarah Humaniora dan Ilmu Sosial, 3(1), 50-53.

Bambang Wicaksono, S. T. Permukiman Tepi Sungai (Tema, Konsep, Dan Teori Perubahan Tepi Sungai Musi Palembang). Deepublish.

Effendi, I. (2016). Analisis pengaruh pengelolaan lingkungan terhadap kondisi masyarakat hilir Sungai Musi. Journal of Environmental Science and Management, 4(2), 112-125.

Fadillah, M. A., Risdiyanto, I., & Muqorrobin, M. (2017). Kerajaan Sriwijaya dan jalur perdagangan maritim di Nusantara. Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 3(1), 45-62.

Farida, I., Rochmiatun, E., & Kalsum, N. U. (2019). Peran Sungai Musi dalam Perkembangan Peradaban Islam di Palembang: Dari Masa Kesultanan sampai Hindia-Belanda. JUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam), 3(1), 50-57.

Fatimah, M. (2022). Identifikasi pembuangan sampah di anak Sungai Musi Kelurahan 9/10 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang. Jurnal of Social Humanities (JOSH).

Mukharomah, E., Handaiyani, S., & Wijayanti, T. F. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pola perilaku masyarakat membuang sampah di sungai musi (studi kasus kelurahan 10 ulu). UNBARA Environmental Engineering Journal (UEEJ), 1(1), 1-6.

Nuralia, L. (2020). Sungai Musi pada masa Sriwijaya: Tinjauan arkeologi maritim. Purbawidya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 9(1), 33-48.

Octaviani, D. (2017). Strategi optimal peletakan titik pembuangan sampah di tepian Sungai Musi Kelurahan 3-4 Ulu. Jurnal Ilmiah Bina Manajemen, 3(2), 78-92.

Oktarini, M. F. (2020). Pendekatan Sosial Budaya dalam Penataan Permukiman Tepian Sungai Musi, Palembang. Applicable Innovation of Engineering and Science Research (AVoER), 200-207.

Putri, M. K., Septinar, H., & Daulay, R. W. (2019). Analisis pengaruh pengelolaan lingkungan terhadap kondisi masyarakat hilir Sungai Musi. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 16(2), 80–89.

Putri, R. A., Patang, & Kurniawan, M. I. (2020). Analisis kualitas air Sungai Musi di kawasan industri Palembang. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 8(1), 15-28.

Ramadhan, T., Simanjuntak, J. P., Naibaho, L., Ramadhani, K. N., Sitohang, A. T., Bangun, D. Y. B., ... & Lumbansiantar, R. A. (2024). Kerusakan Lingkungan Hidup pada Ekosistem Ditinjau Berdasarkan Hukum:(Studi Kasus Kerusakan Lingkungan Hidup oleh PT. DPM Dairi). Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2(3), 01-10.

Rosyidah, M. (2018). Analisis Pencemaran Air Sungai Musi Akibat Aktivitas Industri (Studi Kasus Kecamatan Kertapati Palembang). Jurnal Redoks, 3(1), 21-32.

Saputra, D. (2021). Kajian teknis dampak penambangan pasir Sungai Musi terhadap lingkungan lingkar tambang di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Skripsi, Program Studi Teknik Pertambangan, Universitas Sriwijaya). Repository Universitas Sriwijaya.

Sastika, A., & Yasir, A. (2017). Karakteristik Permukiman Di Tepian Sungai: Studi Kasus: Permukiman Di Tepian Sungai Musi. Jurnal Koridor, 8(2), 83-88.

Siswanto, B., & Ernawati, N. K. (2018). Transformasi peran Sungai Musi dalam kehidupan masyarakat Palembang. Jurnal Studi Sosial dan Politik, 2(2), 134-148.

Susilo, N. A., Wulandari, E., & Sholeh, K. (2023). Peranan Sungai Musi Dalam Perdagangan Masa Sriwijaya Abad Ke Vii-Ix. Bandar Maulana: Jurnal Sejarah Kebudayaan, 28(2), 35-42.

Trisnaini, I., Idris, H., & Purba, I. G. (2019). Kajian sanitasi lingkungan pemukiman di bantaran sungai Musi kota Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(2), 67-72.

Wiadnyana, N. N., & Husnah, H. (2011). Upaya pengelolaan perairan sungai musi, sumatera untuk keberlanjutan pemanfaatan sumber daya ikan. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 3(1), 13-26.

Windusari, & Sari, N. P. (2015). Kualitas perairan Sungai Musi di Kota Palembang Sumatera Selatan. Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi, 1(1), 1-5.

Yulianti, D., Hidayat, T., & Purnomo, A. (2019). Pencemaran air Sungai Musi akibat aktivitas industri: Studi kasus Kecamatan Seberang Ulu. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(2), 98-107.

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Khoirunisa Az Zahra, Farida R Wargadalem, & M Taofik Kurohman. (2026). Transformasi Sungai Musi: Antara Jalur Maritim dan Krisis Ekologi dalam Kehidupan Masyarakat Pesisir. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 5(1), 37–47. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v5i1.6614

Issue

Section

Articles