Efektivitas Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Partisipasi Masyarakat di Desa Maddenra Kacamatan Kulo Kabupaten Sidenreng Rappang
DOI:
https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i3.5319Keywords:
Effectiveness, Supplementary Feeding Program (PMT) , Community ParticipationAbstract
This study aims to determine the effectiveness of the Supplementary Feeding Program (PMT) on community participation in Maddenra Village, Kulo District, Sidenreng Rappang Regency. Nutritional problems such as stunting and chronic energy deficiency are still challenges, and PMT is one of the government's interventions in overcoming them. The research method used is a quantitative approach with descriptive analytical techniques. The sample consisted of 30 respondents consisting of pregnant women and toddlers. Data were collected through observation, questionnaires, and literature studies. The results of the study showed that Supplementary Feeding (PMT) in Maddenra Village was considered "quite effective" with an average percentage of effectiveness of 76%. Community participation in the aspects of planning, implementation, and evaluation was also classified as "good" with an average percentage of 71%. Factors such as education, quality of supplementary food, infrastructure, and local policy support also influenced the success of the program with a percentage value of 70%. This study provides strengthening of nutritional education and increasing community involvement as a strategy to increase the effectiveness of the Supplementary Feeding (PMT) program in the future.
Downloads
References
Amalia, F. (2020). Keterlibatan Masyarakat dalam Program Kesehatan Masyarakat: Studi Kasus Intervensi Gizi Pedesaan, 170–176.
Arinaa Manasika Farida, Linda Dewanti, & Ahmad Suryawan. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Stunting di Puskesmas Kota Madiun. Journal of Community Medicine and Public Health Research, 5(1), 79–89. https://doi.org/10.20473/jcmphr.v5i1.53250
Freeman, T., Baum, F., Mackean, T., Ziersch, A., Sherwood, J., Edwards, T., & Boffa, J. (2019). Studi kasus tentang respons perawatan kesehatan primer komprehensif yang dikendalikan oleh masyarakat Aborigin yang mengalami dekolonisasi terhadap bahaya yang berhubungan dengan alkohol. Australian and New Zealand Journal of Public Health, 43(6), 532–537. https://doi.org/10.1111/1753-6405.12938
Ghozali. (2022). Metodologi Penelitian. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(April), 49–58.
Hamid, A. R. (2024). Efektivitas Program Pencegahan Stunting Di Upt Puskesmas Kombo Kecamatan Dampal, 1(3), 46–53.
Hidayah. (2023). Dampak Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap Status Gizi Anak. Jurnal Pendidikan Islam, 1(3), 327–346. Retrieved from tps://doaj.org/article/1e8aebf063e94d09a7eb93f04cf4b8fd
Hidayah, N., Hanurawan, F., & Eva, N. (2024). Penilaian Praktik Pemberian Makanan oleh Orang Tua pada Anak Usia Dini di Indonesia: Wawasan Rasch, (Proms 2023), 200–216. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-494-5_12
Kumar, V., & Kumar, D. (2022). Isu tantangan dan peluang dalam mengakses layanan kesehatan primer di wilayah pedesaan suku di India: pandangan satu dekade. International Journal Of Community And Public Health, 10(1), 515. https://doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20223583
Mastina, T. (2021). Upaya Pemerintah Kabupaten Kampar dalam Penanganan Stunting Balita. Tien Mastina, 153–164.
Mwangi, Nyawira, Gichuhi, S., & Muthami, L. (2020). Retinopati Diabetik di Kenya: penilaian layanan dan intervensi untuk meningkatkan akses. Hygiene & Tropical Medicine, 10(7), 818–826. Retrieved from https://researchonline.lshtm.ac.uk/id/eprint/4658189/
Mwangi. (2020). Tantangan Infrastruktur dalam Implementasi Program Gizi di Perdesaan. BMC Public Health, 18(1), 555. https://doi.org/10.1186/s12889-018-5409-6
Ningsih, Y., Fitria, H., & Mulyadi, M. (2022). Manajemen Bisnis Kesehatan Sekolah. Journal of Social Work and Science Education, 3(3), 321–329. https://doi.org/10.52690/jswse.v3i3.408
Nurhayati. (2020). Faktor Penentu Partisipasi Masyarakat Dalam Program Peningkatan Gizi Di Perdesaan, 6, 414–423.
Pasaribu, M. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Sehat Lansia Berdasarkan Theory Of Planned Behavior Di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, (Savitri).
Rahman, M. R. A., Dalimunthe, Z. A., & Pane, A. (2024). Peran Program Makanan Bergizi dalam Pencegahan Stunting : Studi Kasus di Desa Kuala Indah , Batubara, 4(5), 1025–1032.
Rohmawati, W. (2024). Model Manajemen Strategis Dalam Intervensi Gizi Bagi Wanita Hamil : Perspektif, 4(1), 98–106.
Santika. (2020). Efektivitas Makanan Tambahan yang Difortifikasi dalam Mengurangi Malnutrisi. Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntasi, (3), 139–148.
Setiawan, I. (2024). Efektivitas Program Posyandu Balita Dalam. Jurnal Kebijakan Publik, 1, 343–350.
Shara Pramesta Al Jose 1), E. H. 2). (2024). Evaluasi Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Situbondo Shara Pramesta Al Jose, Eny Haryati SMIA – Vol. 2 No. 1 Tahun 2024, 2(1), 35–44.
Sumarlan, Muzakkar, Nirmalarumsari, C., Silfiana, A., & Sari, R. (2023). Efektifitas Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Peningkatan Tinggi Badan Pada Anak Stunting. Jurnal Promotif Preventif, 6(1), 1–6. Retrieved from http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP
Sunarto, T., & Winarti, E. (2024). Partisipasi Dan Keterlibatan Masyarakat Dalam Implementasi Program 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Puskesmas : Pendekatan Teori Perilaku Terencana (Theory Of Planned Behavior). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 566–587.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 AULIA RAHMAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
























