Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Baumata Tahun 2021

Penulis

  • Lady Napedi Aome FKM Universitas Nusa Cendana
  • Muntasir FKM Universitas Nusa Cendana
  • Sarci M,Toy FKM Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.693

Kata Kunci:

Cadre Activity, Related Factors

Abstrak

Posyandu is a form of community-based health effort (UKBM) which is managed from, by, and for the community, in order to empower the community and provide convenience to the community in obtaining basic health services. Efforts to improve the function and role of posyandu are not only the responsibility of the government, but also the cooperation of awll components of society, including health workers and cadres. The activity of the cadres will determine whether or not existing posyandu activities will run. Cadre is a community worker who is considered closest to the community itself with its function in mobilizing and empowering the community to create an independent community for healthy living. Based on a report from the Baumata Health Center, the number of posyandu cadres is 170 people who organize various activities at the posyandu. However, in carrying out their duties and functions, not all active cadres carry out their roles well. This study aims to determine what factors are related to the activities of posyandu cadres in the Baumata Health Center Work Area. The type of research used is quantitative research with a cross sectional approach. The sampling used was random sampling and obtained 62 respondents. The analysis used is univariate and bivariate analysis with chi square test. The results showed that the factors related to the activity of posyandu cadres in the working area of ​​the Baumata Health Center in 2021 were family support (p=0.000), awards (p=0.000), knowledge (p=0.000) and training. (p = 0.000).

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Afrida.(2019).Faktor Yang Mempengaruhi Kader Posyandun Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2019. Medan: Institus Kesehatan Helvetia.

Agnes, I., Ismail,.Mey. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Peran Aktif Kader Dalam Pelaksanaan Posyandu di Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue.Medan :Institus Kesehatan Helvetia.

Andira. (2012). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Kader Dalam Kegiatan Posyandu Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba Tahun 20212.

Arina,C,P. (2018). Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekatifan Kader Posyandu di Desa Pangabean Kabupaten Banyumas.Universitas Airlangga : Jaki

Baktianita,R,E. Prisilya. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Keaktifan Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Sorong Timur. Papua: STIKP.

Dian Pratiwi. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Kota Ken Tahun 2018.

Hamyatri,Rawalilah. (2017). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kader Posyandu di Kelurahan 26 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang Tahun 2017. Palembang : Stikes Bina Husada.

Heni Trisnani (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Kesehatan Dalam Kegiatan Posyandu Balita Di Desa Putak Patuk Gunung Kidul Tahun 2018.

Herlinawati, Pujiati, (2019).Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keaktifan Kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kejaksaan Kota Cirebon tahun 2019.

Ika Rolanda, (2018). Pengaruh Motivasi dan Pengetahuan Terhadap Keaktifan Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Tangkahan Durian Kabupaten Langkat Tahun 2017.

Kemenkes RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2018.Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia 2019.Jakarta: Kemenkes RI.

Puskesmas Baumata, Laporan Tahunan Puskesmas Baumata Tahun 2020.

Linda,R, Serfina,.Hadi Sudarjat. (2018). Faktor yang berhubungan dengan Keaktifan Kader Posyandu di kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang tahun 2018.Karawang : Universitas Singaperbangsa.

Marini.M, Anita,E. (2017). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kekatifan Kader Dalam Pelaksanaan Posyandu Balita Di Desa Jaylaksana Wilayah Kerja Puskesmas Cabang Bungin Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat Tahun 2017.Jakarta: Universitas Nasional.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurlinah. (2015). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Bontang Selatan 1 Kota Bontang tahun 2015.Samarinda : STIK Muhammadiyah.

Yuniati,.D, Marhila, Riosmila. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keaktifan Kader Posyandu Dalam Kegiatan Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kalumata kota Ternate Tahun 2017. Maluku Utara: Universitas Muhammadiyah.

Mastaida Tambun, & Martaulina Sinaga. (2022). Pengaruh Kompres Hangat Terhadap Dismenore saat Menstruasi pada Siswa Puteri Klas XI SMK N. 8. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 363–372. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.668

Dyah Suryani, Piki Paslini, & Suyitno. (2022). Hubungan Higiene Sanitasi dengan Angka Kuman pada Piring di Warung Makan, Wirogunan, Kota Yogyakarta. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 404–417. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.686

Permenkes. (2007). Permenkes No. 512 Tahun tentang Izin Praktik Dan Pelaksanaan Praktik Kedokteran. In Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 512/Menkes/Per/IV/2007 (p. 4).

PERMENKES RI. (2008). permenkes ri 269/MENKES/PER/III/2008. In Permenkes Ri No 269/Menkes/Per/Iii/2008 (Vol. 2008, p. 7).

Diterbitkan

2022-07-29

Cara Mengutip

Aome, L. N., Muntasir, & Sarci M,Toy. (2022). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Keaktifan Kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Baumata Tahun 2021. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 418–428. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.693

Terbitan

Bagian

Articles