Hubungan Higiene Sanitasi dengan Angka Kuman pada Piring di Warung Makan, Wirogunan, Kota Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.686Kata Kunci:
Sanitation Hygiene, Utensil Washing, Hand Washing, Germ Numbers, PlatesAbstrak
Background: The practice of hygiene and sanitation of tableware starting from the washing process to improper storage can result in bacterial contamination of tableware. The purpose of this study was to determine the relationship between sanitation hygiene, utensil washing techniques and hand washing techniques with the number of germs on cutlery (plates) in a food stall in Wirogunan Village. Method: This type of research is quantitative with an analytical observational research design and a cross-sectional approach. The research sample was 31 ready-to-use glass plates at Indomie (Warmindo) food stalls. The sampling technique used was total sampling. The instrument used is a checklist sheet. Data analysis used Chi-square test and Fisher exact CI 95% (α = 0.05). Results: Chi-square test found that there was a relationship between the hygiene of the handlers (p-value = 0.001), the sanitation of the storage of cutlery (p-value = 0.049) the number of germs on cutlery (plates). On the other hand, the sanitation of the place (p-value = 0.586) was not correlated. The results of Fisher's test analysis showed that there was no relationship between utensil sanitation and the number of germs on cutlery (p-value = 0,600), utensil washing technique (p-value = 0,083), hand washing technique (p-value = 1,000) and the germ number of cutleries. (plate). Conclusion: There is a relationship between handler hygiene and storage sanitation with the number of germs on cutlery (plates) in a food stall, Wirogunan Village, Yogyakarta City.
Unduhan
Referensi
Agustiningrum, Y. (2018). Hubungan Hygiene Sanitasi dengan Angka Kuman Peralatan Makan pada Pedagang Makanan Kaki Lima di Alun-Alun Kota Madiun. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun.
Ain Saipullizan, S. N., Mutalib, S. A., & Sedek, R. (2018). Knowledge, Attitude and Practice of Food Utensils Hygiene amongst Food Handlers in Kuala Pilah, Negeri Sembilan, Malaysia. Sains Malaysiana, 47(7), 1527–1533. https://doi.org/10.17576/jsm-2018-4707-21
Ananda, B. R., & Khairiyati, L. (2017). Angka Kuman pada Beberapa Metode Pencucian Peralatan Makan. Medical Laboratory Technology Journal, 3(1), 82–86. https://doi.org/10.31964/mltj.v3i1.153
Andiarsa, D. (2018). Lalat: Vektor yang Terabaikan Program? Balaba, 14(2), 201–214.
Bobihu, F. (2012). Studi Sanitasi dan Pemeriksaan Angka Kuman pada Usapan Peralatan Makan di Rumah Makan Kompleks Pasar Sentral Kota Gorontalo Tahun 2012. Public Health Journal, 1(1), 1–7.
BPOM. (2020). Laporan Tahunan Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2020. BPOM.
Budiman, & Riyanto, Ag. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.
Cholid, K. A., Darundiati, Y. H., & Sulistiyani, S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kuman pada Peralatan Makan di Rumah Makan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 290–297.
Depkes RI. (2004). Kumpulan Modul Kursus Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman. Direktorat Jenderal PPM dan PL.
Dinkes Yogyakarta. (2019). Profil Kesehatan 2019 (Data Tahun 2018). Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta.
Endah Setyorini. (2013). Hubungan Praktek Higiene Pedagang dengan Keberadaan Escherichia coli pada Rujak yang di Jual di Sekitar Kampus Universitas Negeri Semarang. Unnes Journal of Public Health, 2(3), 1–8.
Fadhila, M. F., Wahyuningsih, N. E., & D, Hanani, Y. (2015). Hubungan Higiene Sanitasi dengan Kualitas Bakteriologis pada aAlat Makan Pedagang di Wilayah Sekitar Kampus UNDIP Tembalang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(3), 769–776.
Hakim, A. R. (2012). Hubungan Kondisi Higiene dan Sanitasi dengan Keberadaan Escherechia coli pada Nasi Kucing yang Dijual di Wilayah Tembalang Semarang Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2), 861–870.
Itsna, I. N., Hapsari, W., & Indrastuti, A. (2018). Efektifitas Pendidikan Kesehatan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan Metode Demonstrasi dan Booklet pada Siswa Kelas VI SDN Kalisapu 04 Slawi. Bhamada: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan, 9(1), 1–8.
Kartika, J. A. S., Yuliawati, S., & Hestiningsih, R. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Jumlah Angka Kuman dan Keberadaan Escherichia coli pada Alat Makan (Studi Penelitian di Panti Sosial Asuh Kyai Ageng Majapahit). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(4), 378–386.
Kemenkes RI. (2003). Persyaratan Hygiene Sanitasi Jasaboga (pp. 1–68). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2009). Teknik Pencucian Piring. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2011). Permenkes RI No. 1096/Menkes/Per/ VI/2011 tangtang Higiene Sanitasi Jasaboga. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Kemenkes RI. (2020). Panduan Cuci Tangan Pakai Sabun (p. 4). Kementerian Kesehatan RI.
Kusumawati, T. Y., & Yudhastuti, R. (2013). Higiene dan Sanitasi Makanan Nasi Krawu di Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 7(1), 38–44.
Lado, R. Y., Kristiani, E. R., & Febriani, H. (2020). Analisis Higiene Sanitasi dan Keberadaan Bakteri Escherichia coli pada Peralatan Makan (Piring) di Warung Lesehan pada Wilayah Babarsari. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 5(1), 20–28.
Malango, L. (2012). Aspek Hygiene Sanitasi Makanan pada Rumah Makan di Terminal 42 Andalas Kota Gorontalo 2012. Universitas Negeri Gorontalo.
Marisdayana, R., H, P. S., & Yosefin, H. (2017). Teknik Pencucian Alat Makan, Personal Hygiene terhadap Kontaminasi Bakteri pada Alat Makan. Jurna; Endurance, 2(3), 376–382.
Møretrø, T., Moen, B., Almli, V. L., Teixeira, P., Ferreira, V. B., Åsli, A. W., Nilsen, C., & Langsrud, S. (2021). Dishwashing Sponges and Brushes: Consumer Practices and Bacterial Growth and Survival. International Journal of Food Microbiology, 337(July 2020), 1–11. https://doi.org/10.1016/j.ijfoodmicro.2020.108928
Normalitasari, F. (2019). Skripsi: Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Angka Kuman pada Peralatan Makan di Rumah Makan di Wilayah Kabupaten Magetan. Stikes Bhakti Husada Madiun.
Pratama, Y., & Rachman, N. A. (2020). Studi Higiene Sanitasi Makanan dengan Pemeriksaan Escherichia coli Air Pencucian dan Peralatan Makan di Pujasera X. Serambi Engineering, V(4), 1434–1442.
Rachmatantri, I., Hadiwidodo, M., & Huboyo, H. S. (2015). Pengaruh Penggunaan Ventilasi (AC Dan Non-AC) Terhadap Keberadaan Mikroorganisme Udara di Ruang Perpustakaan. Jurnal Teknik Lingkungan, 4(1), 1–13.
Rahmadiani, R., Sulistyani, & Dewanti, N. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Kuman Pada Peralatan Makan Di Lapas Wanita Klas IIA Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 4(1), 442–449.
Ramadani, E. R., G, F. N., & H, A. M. (2017). Higiene dan Sanitasi Makanan Jajanan di Kantin Sekolah Dasar di Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016. Jurnal IImiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 2(6), 1–12.
Riani, D. (2012). Hubungan Higiene Sanitasi dengan Keberadaan Bakteri E.coli pada Jus Buah di Wilayah Kelurahan Warungboto Kota Yogyakarta. Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.
Romadhon, Z. (2016). Identifikasi Bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp pada Siomay yang Dijual di Kantin SD Negeri Kelurahan Pisangan, Cirendeu, dan Cempaka Putih. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Rulen, B. N., & Intarsih, Ii. (2021). Analisis Keberadaan Bakteri dan Higiene Sanitasi Peralatan Makan di Rumah Makan Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru. Ensiklopedia of Journal, 3(2), 179–189.
Sahani, W., & Lapasamula, D. R. (2019). Gambaran Higiene Sanitasi dengan Keberadaan Angka Kuman pada Peralatan Makan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas II A Sungguminasa Kabupaten Gowa. Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 19(2), 282–291.
Sarawati, E., & Triyantoro, B. (2017). Komparasi Angka Kuman pada Alat Makan Sebelum dan Sesudah Desinfeksi di Instalasi Gizi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Tahun 2016. Buletin Keslingmas, 36(2), 110–115.
Sekarwati, N., & Kristiani, E. R. (2013). Hubungan Sanitasi Alat Makan “Piring” dengan Angka Kuman pada Peralatan Makan Pecel Lele di Tambakbayan Babarsari Sleman. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 120–127.
Souza, C. V. S. de, Azevedo, P. R. M. de, & Seabra, L. M. J. (2018). Food Safety in Brazilian Popular Public Restaurants: Food Handlers’ Knowledge And Practices. Journal of Food Safety, 38(5), 1–9.
Suryani, D., & Wibowo. (2019). Knowledge Levels, Cutlery Management and Number of Germs on Toddler Cutleries. Aloha International Journal of Health Advancement (AIJHA), 2(4), 76–79.
Triandini, F. A., & Handajani, S. (2015). Pengetahuan, Sikap Penjamah Makanan dan Kondisi Higiene Sanitasi Produksi Otak-Otak Bandeng di Kabupaten Gresik. E-Journal Boga, 04(2), 27–36.
Tumelap, H. J. (2011). Kondisi Bakteriologik Peralatan Makan di Rumah Makan Jombang Tikala Manado. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 1(1), 20–27.
WHO. (2020). Food Safety. World Health Organization.
Wolde, T., & Bacha, K. (2016). Microbiological Safety of Kitchen Sponges Used in Food Establishments. International Journal of Food Science, 2016. https://doi.org/10.1155/2016/1659784
Yousif, E. I., Ashoush, I. S., Donia, A. A., & Goma, K. A. H. (2013). Critical Control Points for Preparing Chicken Meals in a Hospital Kitchen. Annals of Agricultural Sciences, 58(2), 203–211.
Yunus, S. P., Umboh, J. M. ., & Pinontoan, O. (2015). Hubungan Personal Higiene dan Fasilitas Sanitasi degan Kontaminasi Escherichia coli pada Makanan di Rumah Makan Padang Kota Manado dan Kota Bitung. JIKMU, 5(2), 210–220. https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2010.08.010
Sammulia, S. F., Rachmayanti, A. S. ., & Chintia, E. (2022). Hubungan Karakteristik Penderita Hipertensi dengan Tingkat Kepatuhan Minum Obat di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 257–265. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.429
Mayefis, D., Suhaera, & Sari, Y. S. (2022). Hubungan Karakteristik Pasien Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat di UPT Puskesmas Meral Kabupaten Karimun Tahun 2020. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(3), 266–278. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.460
Bee, L. W., Akili, R. H. and Sinolungan, J. V. S. (2014) ‘Hubungan Antara Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian ISPA pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Salibabu Kabupaten Talaud’.
Fahimah, R., Kusumowardani, E. and Susanna, D. (2014) ‘Kualitas Udara Rumah dengan Kejadian Pneumonia Anak Bawah Lima Tahun (di Puskesmas Cimahi Selatan dan Leuwi Gajah Kota Cimahi)’, Makara Journal of Health Research, 18(1). doi: 10.7454/msk.v18i1.3090.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Dyah Suryani, Piki Paslini, Suyitno

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























