Hubungan Karakteristik Pasien Hipertensi Dengan Kepatuhan Minum Obat di UPT Puskesmas Meral Kabupaten Karimun Tahun 2020
DOI:
https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i3.460Kata Kunci:
Hypertension, Compliance, Application, MedicineAbstrak
Hypertension is a condition when blood pressure is high. High blood pressure is the force exerted by circulating blood to the arterial walls of the body, the main vessels in the body. The research objective was to see the relationship between hypertensive patients and taking medication at the Meral Public Health Center, Karimun Regency. The method used is research in the form of an analytical survey, which is research that finds out how health phenomena occur by analyzing the dynamics of the phenomenon or between risk factors and effect factors. The results of the study, namely the chi square statistical test obtained p value = 1,000, which means that the p value is greater than 0.05 (1,000> 0.05), this indicates that there is a relationship between the age group of the respondents and taking anti-hypertensive drugs. The results of the chi square statistical test obtained p value = 0.015, which means that the p value is smaller than 0.05 (0.000 <0.05), this indicates that there is a relationship between the respondent's education level and taking anti-hypertensive drugs. The conclusion from this research on the relationship between nation and taking medicine is the age and education level of the respondents.
Unduhan
Referensi
Arikunto (2009). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta : Bumi Aksara.
Azhar Isroul (2017). Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Gamping I Sleman tahun 2017. Yogyakarta
Azwar, A & Prihartono, J (2003). Metodologi Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Binarupa Aksara.
Darmawan (2013). Kepatuhan Pasien Penderita Penyakit Menular. Media Ausculapius : Jakarta.
Hazwan & Pinatih (2017). Gambaran Karakteristik Penderita Hipertensi dan Tingkat Kepatuhan Minum Obat di Wilayah Kerja Puskesmas Kintamani I Bangli. Bali.
Kemenkes (2019). Data dan Informasi Kesehatan Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta.
Kemenkes (2019). Juknis Penguatan Manajemen Puskesmas. Jakarta.
Mutiqurnia (2017). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Fe di Kecamatan Meral Barat Kabupaten Karimun Tahun 2017. Karimun.
Notoatmodjo, S (2003). Ilmu Perilaku. Jakarta : Rhineka Cipta.
Notoatmodjo, S (2010). Kesehatan Masyarakat Ilmu Dan Seni. Jakarta : Rhineka Cipta.
UPT Puskesmas Meral (2020). Profil UPT Puskesmas Meral Tahun 2019. Meral Karimun.
Riyanti dkk (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Pasien Hipertensi dalam Melakukan Terapi di Puskesmas Pandanaran Kota Semarang. Jawa Tengah.
Suparyanto (2012). Dasar Kesehatan Keluarga. Jakarta : Sunda Kelapa Pustaka.
WHO Media Centre (2019). Hypertension. (http://www.who.int.com. Diakses tanggal 14 Maret 2020).
Zulfikar (2016). Pengantar Pasar Modal dengan Pendekatan Statistika. Yogyakarta: Deepublish
Sansy Dua Lestari, Daniel Happy Putra, Deasy Rosmala Dewi, & Laela Indawati. (2022). Tinjauan Kelengkapan Resume Medis Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(2), 165–174. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i2.130
Fajriani, F., Deasy Rosmala Dewi, Nanda Aula Rumana, & Muniroh. (2022). Tinjauan Kelengkapan Pengisian Lembar Informed Consent Pasien Rawat Inap di RSU Adhyaksa. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 1(2), 200–208. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v1i2.180
Almushawwir, M. D. (2016). Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu (Vol. [Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar].
Aminudin, M. (2016). Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Status Gizi Balita Usia -4 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Rajabasa Indah Kota Bandar Lampung Tahun 2014. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 3, 1–14.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Delladari Mayefis, Suhaera, Yuni Sartika Sari

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATMAS (Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat).
























